22 August 2005

Pria Perlu Tahu

Sudah lama pria menyukai wanita dengan bentuk tubuh meliuk-liuk bak gitar. Payudara besar, pinggang kecil dan pinggul besar ala bintang film Jayne Mansfield pernah menjadi simbol keindahan wanita.

Menurut para peneliti, itu bukan cuma penilaian superfisial semata, ada landasan ilmiahnya. Wanita dengan bentuk tubuh seperti boneka Barbie ternyata lebih subur alias tidak mengalami kesulitan hamil dan menghasilkan keturunan.

Hasil penelitian terhadap 119 wanita Polandia menunjukkan wanita dengan payudara besar dan pinggang kecil memiliki kadar hormon lebih tinggi ketimbang wanita lainnya.

Bobot tubuh para wanita yang terlibat dalam penelitian ini ditimbang, kemudian diukur lingkar pinggang, pinggul, dada dan daerah di bawah payudara. Selanjutnya, mereka digolongkan dalam 4 kategori. Berdada besar/pinggang ramping; berdada besar/pinggang besar; berdada kecil/pinggang ramping dan berdada kecil /pinggang besar.

Peneliti juga mengambil sampel air liur para wanita ini selama mereka mengalami menstruasi. Hal ini dilakukan untuk mengukur kadar hormon 17-b oestradial (E2) dan progesteron. Tingginya kadar dua jenis hormon tersebut merupakan indikator si wanita akan mudah hamil.

Hasil penelitian menunjukkan wanita yang memiliki bentuk tubuh kategori pertama (payudara besar/pinggang kecil) memiliki kadar hormon E2 lebih tinggi 26 persen ketimbang wanita pada tiga kategori lainnya, demikian pula kadar progesteronnya.

Karenanya, Dr Grazyna Jasienska dari Harvard University yang menjadi pimpinan penelitian ini berani mengatakan bentuk tubuh kategori pertama yang sangat populer dalam kultur masyarakat Barat, ternyata memiliki dasar ilmiah.

"Selera pria Barat, yang memuja wanita dengan bentuk tubuh seperti boneka Barbie sebagai simbol kecantikan dan keelokan, agaknya memiliki dasar biologis," tandas Jasienska.

Sementara Dr. Martin Tovee dari the University of Newcastle yang pernah mengadakan penelitian: "Apa yang membuat seseorang menarik bagi orang lain?", mengatakan ukuran "onderdil" tubuh bukan merupakan faktor utama yang menjadi daya tarik seseorang.

"Tinggi tubuh, ukuran payudara, pinggang atau pinggul seseorang sebenarnya dianggap kurang begitu penting," kata Tovee yang menilai hasil penelitian Jasienska dkk yang dimuat dalam jurnal Royal Society tidak begitu meyakinkan

1 Comments:

At August 25, 2005 , Anonymous Anonymous said...

Aku setuju sama Tovee, memang pertamakali liat fisik tapi tuk seterusnya liat kepribadiannya. Apalagi jika mau cinta sama orangnya, berhubung aku cewek jika aku mau suka/cinta sama cowok aku amati sifat dan tingkah lakunya dulu, trus aku merasa nyaman gak deket/bicara sama cowok tersebut, yang penting buaangeet aku yakin suka/cinta ma cowok itu (jika ragu-ragu cintaku hilang sendiri lho!!!). Jadi bagi aku fisik gak pengaruh untuk mencintai/dicintai seseorang, karena bahagia ada dihati bukan pada fisik gituu lho!!!!!!!

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home